Bawaslu Aceh lantik 63 Orang Panwaslu

Diterbitkan Pada 20 Agustus 2013
Ditulis Oleh Mansur

BANDA ACEH - THE ACEH NEWS - Meskipun masih dalam persengketaan kewenangan perekrutan anggota pengawas pemilu, baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Aceh tetap melantik 63 orang anggota Panwaslu kabupaten/Kota, Selasa malam (20/8/2013) sekira pukul 20.30 di Hotel Hermes Palace.

Pelantikan Panwaslu Kabupaten/Kota tidak dihadiri oleh pejabat Pemerintah Aceh, baik Gubernur Aceh maupun unsur dari Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Ketua Bawaslu Aceh, Askhalani dalam sambutannya mengharapkan Panwaslu yang telah dilantik ini bisa bekerja secara profesional. "Jadi segera bekerja dan jangan lupa lakukan koordinasi yang baik dengan penyelenggara pemilu di Kabupaten/Kota," kata Ketua Bawaslu Aceh, Askhalani.

Selain itu, Askhalani juga meminta kepada anggota Panwaslu untuk segera bisa mempelajari regulasi tentang pemilu. Katanya, pengawas pemilu itu harus lebih paham tentang perundang-undangan ketimbang penyelenggara pemilu sendiri.

"Kalau tidak paham dan tidak menguasai, nanti akan menjadi 'bulan-bulan partai politik ataupun lainnya," tukasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Republik Indonesia yang ikut hadir langsung dalam pelantikan mengatakan, Panwaslu yang telah dilantik agar segera bisa bekerja. "Jadi gak sempat lagi kalau istilah pengantin ingin berbulan madu, tapi harus terus bekerja," ungkap Ketua Bawaslu RI, Dr.Muhammad,S.Ip. M.Si.

Ia juga mengingatkan pada Panwaslu agar terus fokus dan tidak terpengaruh dengan sengketa kewenangan tersebut. Menurut Muhammad, sengketa tersebut biarkan Bawaslu RI yang memikirkannya.

Muhammad juga mengingatkan Panwaslu agar tetap bekerja sesuai dengan aturan yang ada. "Kalau kalian bekerja benar sesuai dengan hukum, kami Bawaslu RI akan pasang badan untuk membelanya," tutupnya.[001]